Oleh: Soesilo | November 19, 2007

POC Goes to JOGYESS (Part.2)

 

Catatan Harian kunjungan POC ke Yogyakarta :

Jum’at, tgl 16 November 2007

pukul. 18.10,
Sepulang bekerja seharian penuh di wilayah Thamrin Jakarta pusat aku berangkat menuju Stasiun Pasar Senen. Stasiun yang menjadi tempat dimana aku bertemu dengan kawan seperjuangan untuk menuju kota yogyakarta. Entah kenapa perasaan dan semangatku untuk pergi menuju yogya begitu besar sehingga aku berani menggung resiko untuk meninggalkan sejenak keluarga-ku yang tercinta di rumah. Kawan-kawan dari KOBA sekitar 6 orang sudah terlebih dulu datang dan menyapa untuk bersama menuju kota yang sama.

Pukul 19.20
Kereta api Senja Utama Yogyakarta bersiap berangkat untuk menempuh perjalanan jauh. Suasana rangkaian kereta tampak cukup padat maklum karena hari itu adalah Weekend. Setelah KA lepas dari St. Senen segera aku meng-contact rekan-rekan POC yang menunggu di St. Bekasi. Ya… kami memang selalu menjaga prinsip perkawanan dan persaudaraan, sehingga setiap event POC kita selalu memaksimalkan untuk dapat berangkat dan pergi bersama-sama. Tak lama kemudian kereta berhenti sejenak di St. Bekasi, segera saya melambaikan tangan untuk menyapa rekan-rekan POC untuk segera naik ke gerbong KA. Tampak raut wajah penuh keriangan serta semangat yang tinggi laksana prajurit yang akan berperang dibalut seragam bertuliskan “ POC Jalan-jalan “ tergambar di rekan-rekan POC semua. Suasana gerbong yang sebelumnya biasa-biasa saja menjadi berubah ramai dan gaduh oleh teman-teman POC. Jumlah keseluruhan anggota POC yang ikut untuk berkunjung ke Jogya berjumlah 17 orang.

Sabtu, tgl 17 November 2007

Pukul 04.30
Selepas perjalanan jauh selama +/- 9 Jam, kereta yang kami tumpangi berhenti distasiun TUGU. Kota Yogyakarta selalu menjadi magnis bagi kami untuk selalu pulang lagi dan rindu kampung halaman. Tak berapa lama kemudian ayahanda dan ibunda tercinta datang menjemput kami untuk mempersilahkan kendaraannya guna keperluan transportasi selama tinggal di Jogja. Setelah bertemu sejenak dengan kedua orang tua dan mengantarkannya kembali kemudian dilanjutkan menuju kediaman Bp. Imansyah di Jl. Kaliurang KM.10 Desa Gentan yang berjarak 10 Km dari Tugu sekaligus sebagai tempat POC tinggal dan beristirahat sementara selama di Jogja.

Pukul 10.30
Setelah cukup beristirahat dan bersih-bersih diri, team POC bersiap-siap mengikuti jadwal kunjungan dan aktivitas yang sebelumnya telah disusun di Bekasi. Tujuan berikutnya adalah kediaman rekan kita Bp. Imam Haryoto, di daerah Wedi – Klaten. Jalur yang ditempuh sengaja dipilih dengan nuansa desa dan pedalaman (melewati jalur ke objek wisata kaliurang – kediaman mbah Maridjan). Keluarga Bp. Imam H beberapa hari yang lalu telah ditinggal anaknya yang pertama menghadap yang Kuasa. Ucapan belasungkawa dan perwujudan rasa simpati yang dalam dicurahkan keluarga besar POC kepada istri mendiang dan keluarga besar Bp. Imam Haryoto. Pertemuan berlangsung sekitar +/_ 30 Menit, kemudian dilanjutkan kembali ke Yogjakarta. Melewati daerah Prambanan, POC berkesempatan mampir ke tempat Mbah Wiryo untuk sekedar melihat-lihat koleksi dan pernak-pernik onthel yang dimilikinya. Tidak banyak yang dilakukan disana karena harga yang ditawarkan oleh ybs sangat luar biasa mahalnya….
Selang 15 menit perjalanan, lokasi dituju berikutnya adalah Balai Budaya untuk Registrasi ulang.
Sesampainya di lokasi diterima oleh ketua PODJOK ( Mas Towil ) dan Mas Toto. Tanpa dikomando, rekan-rekan POC langsung berbaur dengan komunitas lainnya yang terlebih dahulu datang di balai budaya. Canda gurau, temu kangen, saling bertukar pengalaman dan ilmu per onthelan menjadi hal yang biasa di sana. Dan yang tak kalah hebohnya, gelaran Klithikan Onthel sangatlah banyak dan beragam jenisnya. Mulai dari Logo sepeda, tromol, lampu, bel, standar, boncengan, ketting kast, kaos, topi dan segala rupa atribut sepeda onthel lainnya. Setelah dirasa cukup, team POC kembali ke penginapan karena acara malam masih menunggu sekitar pukul 19.00.

Pukul 18.30
Selepas melepas lelah dan sholat magrib dilanjutkan Isya berjamaah, Team POC kembali ke tempat dilangsungkannya acara dibalai budaya. Tidak banyak yang dilakukan, karena terlihat panitia pelaksana kurang begitu siap dan solid. Para peserta onthel se-nusantara terlihat saling berbincang antar kelompok masing-masing dan melihat-lihat display pameran ataupun barang dagangan yang digelar. Melihat suasana yang monoton, rekan-rekan POC berinisiatif untuk melihat-lihat Malioboro diwaktu malam. Wisata kuliner pun menjadi pilihan. Gudeg Jogja disertai duduk lesehan dan keliling dengan andong menjadikan suasana unik dan khas. Temaram lampu kota dan kesunyian malam menjadi penghibur dikala lelah dan jenuh.

Minggu, Tgl 18 November 2007

Pukul 06.30
Seiring fajar pagi menyingsing, dan disaat puncak merapi menggoda, team POC berangkat dari penginapan untuk bersepeda berkeliling kota Jogjakarta. Seperti hari sebelumnya, sampai dengan detik pelaksanaan tidak banyak terlihat panitia untuk mengakomodir atau mengatur jalannya acara. Pelepasan peserta yang sekedarnya dan koordinasi pengawalan yang belum sinkron masih terlihat disana-sini. Secara keseluruhan rute touring berjarak +/- 15 KM. Antusiasme peserta luar biasa banyaknya diperkirakan peserta mencapai 1.200 Onthelis.

Pukul 11.00
Acara touring secara keseluruhan selesai dan para peserta beristirahat melepas lelah sejenak dan di berikan makan siang. Kesempatan ini dijadikan sebagian peserta onthel sebagai ajang berburu Pin dan cenderamata onthel lainnya. Tak ayal beragam jurus rayuanpun dikeluarkan agar si empunya pin sudi memberikan atau saling tukar menukar. Setelah dirasa cukup dan terlihat kelanjutan acara yang stag atau dibiarkan tanpa arah dan banyak onthelis dari luar kota satu-persatu kembali pulang kekota masing-masing, Team POC bersama-sama lagi berkeliling dan berwisata sambil menikmati kuliner kota Jogja. Sasarannya adalah Rumah Makan Gudeg di Jalan Wijilan dan Sentra oleh-oleh Bakpia di Jalan Panthuk No. 25. Merasa berhutang kepada anggota keluarga dan untuk menutupi agar dirumah tetap tersenyum dikala sampai maka borong memborong oleh-oleh khas jogja dilakukan sebagai ungkapan rasa terimakasih atas ijin dan pengertian yang diberikan oleh keluarga. Kegiatan putar-putar kota Jogjapun berlangsung cukup lama hingga pukul 03 sore.

 

Pukul 17.00
Alhamdulillah , Serangkaian kegiatan dan acara telah diikuti oleh POC. Dan tak terasa waktu 2 hari telah diisi secara full dan padat. Kini, tiba saatnya team berpamit diri meninggalkan penginapan dan kota Jogja. Kota yang penuh keharmonisan, keramahaan dan kesahajaan. Satu jam kemudian berselang kereta api Senja Utama Yogya yang akan membawa kami pulang ke Jakarta telah tersedia untuk diberangkatkan. Tinggallah kenangan dan rasa ingin kembali secara bersama-sama entah kapan ….. ??? Terima kasih dan selamat Ulang Tahun kepada Sederek PODJOK…. Terima kasih JOGJA …. Dan tetap solid POC ku…..

Keluarga Besar Prima Onthel Club (POC) menghaturkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada :

  1. Keluarga yang ada dirumah yang telah sudi memberika ijin
  2. Keluarga Bp. Imansyah, yang telah sudi menjadikan rumahnya untuk dijadikan base camp sementara POC
  3. Ayahanda dari Bp. Soesilo, yang telah memberikan kendaraan untuk transportasi selama di Jogja
  4. Keluarga besar sederek PODJOK, yang telah mengundang POC untuk mengikuti ulangtahun yang ke 1.
  5. Keluarga besar Onthelis se Nusantara
  6. Masyarakat Jogja dan handai taulan yang tidak dapat disebutkan satu persatu



Tanggapan

  1. makasih.. buat 5 tiket bisnisnya….POC Jaya Truss!!

  2. betul…makasih ya om,

    poto waktu di kereta mau pulang bisa dilihat disini :

    http://2.srv.fotopages.com/2/16695627/dengan-POC-Bekasi.jpg

  3. Hallo Pak salam kenal, saya baru beli ontel, jelek sih bahkan mungkin ndak bermerk hehehe

  4. Salam kenal juga pak, Sepeda dinilai tidak hanya dari bentuk dan merknya tetapi yang paling bijak adalah sepeda tersebut enak dikayuh dan nyaman.
    Oke pak, saya ucapkan selamat mengontel….

  5. assalamualikum pa susilo. pa kabar?
    sekarang saya dah pindah di perumnas 2 ga lagi di harapan indah. di belakang rs mitra barat, klo temen2 poc ada acara di stadion mampir pak.
    trus gmna kegiatan poc sekarang.
    alhamdulilah ontel saya dah tambah sekarang pak.
    raleigh cewe ada 2 yang agak muda ma lawas, trus buerges yang palang, century yang palang juga ma satu sepeda ontel modifikasi. jadi kapan2 maen ya pak atau kabari saya klo poc ada acara. halim 08161304798

  6. Wa alaikum salam Pa’ halim, Khabar Saya dan teman-teman poc baik-baik saja. Tempat tinggal Pa’ Halim kalo gitu lebih dekat dong ke sarang kita kalo ngumpul bareng di depan mesjid agung Al barkah. Kegiatan kita minggu yang lalu tgl 9-10 Februari’ 2008, ikut berperan aktif sebagai pemrakarsa terbentuknya Komunitas Sepeda Tua se Indonesia (KOSTI). Kalo gitu sukses deh Pak, dan ditunggu kedatangannya di POC, sambil bawa koleksinya ya..


Beri tanggapan

Your response:

Kategori